Hamil 2 Bulan, Ini Ciri Perkembangan Janin yang Sehat Yang Harus Bunda Ketahui.!!

Memasuki kehamilan 2 bulan, perkembangan fisik ibu belum terlihat secara signifikan. Namun, janin dalam isi ibu sudah memiliki pengembangan.


Mengetahui perkembangan janin adalah hal yang penting untuk dilakukan selama kehamilan. Memasuki 2 bulan kehamilan, perkembangan fisik ibu ketika memasuki usia 5 minggu belum terlihat secara signifikan. Tetapi pada saat itu, janin dalam konten ibu sudah memiliki pengembangan, terutama di organ -organ penting. Pada usia 5 minggu, ukuran janin telah mulai tumbuh dan jantung dalam calon bayi telah mulai memberi sinyal. Perkembangan ini secara bertahap akan meningkat sampai usia kehamilan mencapai 8 minggu atau bahkan memasuki usia 2 bulan kehamilan.


Perkembangan janin pada saat kehamilan 5 minggu

Hamil 2 Bulan


Masuk ke awal 2 bulan kehamilan, tepatnya pada 5 minggu kehamilan, janin dalam rahim mengalami perkembangan yang cukup penting. Secara umum, pada 5 minggu kehamilan, ukuran janin telah mulai tumbuh seperti biji wijen. Biasanya ukuran janin pada awal 2 bulan kehamilan memiliki panjang 0,12 sentimeter dan berat 1 gram.

Pada fase kehamilan 5 minggu, organ dalam calon bayi mulai disempurnakan. Organ -organ ini termasuk struktur dasar otak ke sistem saraf. Peningkatan organ -organ ini dapat dilihat melalui pengembangan tabung saraf, sumsum tulang belakang, dan jaringan tulang belakang pada awal 2 bulan kehamilan.

Selain itu, jantung dalam janin sekarang telah mulai membentuk teras dan sekat untuk dapat memompa darah. Perkembangan lain dapat ditemukan di organ pencernaan janin. Pada saat ini, usus mulai berkembang untuk meluncurkan sistem pencernaan calon bayi ibu kemudian dalam pengembangan 2 bulan kehamilan.

Perkembangan janin pada 6 minggu kehamilan


Memasuki usia 6 minggu kehamilan, perkembangan janin di dalam ibu ibu sekarang bisa terlihat jauh lebih baik dari sebelumnya. Pada hari -hari awal kehamilan 2 bulan, ukuran janin telah mulai kembali ke 0,3 sentimeter panjangnya. Jantung janin sekarang mampu berdetak hingga 150 kali per menit. Setelah sebelumnya sistem saraf dan otak mulai berkembang, sekarang pergantian fisik janin yang mulai menunjukkan perkembangan.

Pada 6 minggu kehamilan, janin di tubuh ibu telah mulai menunjukkan bentuk mata. Pembentukan organ penglihatan ini dapat dilihat melalui titik gelap di bagian atas janin pada awal 2 bulan kehamilan. Selain itu, di sisi janin akan membentuk kurva sebagai tanda pembentukan telinga. Formasi fisik lainnya juga dapat dilihat dengan jelas melalui USG. Pada awal 2 bulan kehamilan, ibu akan dapat melihat keberadaan tunas tangan yang terlihat seperti dayung kecil dan menembak di kaki. Segera, ibu akan merasakan gerakan di dalam rahim berkat pembentukan tangan dan kaki di janin.

Perkembangan janin pada 7 minggu kehamilan


Pada hari-hari awal hamil 2 bulan, tepatnya pada usia 7 minggu, menjadi fase terpenting untuk pengembangan janin dalam konten ibu. Meskipun bentuk janin masih belum sepenuhnya sempurna, calon bayi dalam kandungan ibu telah menunjukkan perkembangan di otak secara signifikan dan juga keberadaan sel dan organ baru. Secara fisik, janin pada 7 minggu kehamilan mengalami pertumbuhan hingga 1,3 sentimeter. Jika disamakan, janin dalam konten ibu terlihat besar seperti ceri. Dalam fase ini, plasenta calon bayi juga telah mulai membentuk yang berfungsi sebagai distributor oksigen dan nutrisi, serta drainase feses janin.

Jantung, hati, dan juga sepasang ginjal juga mulai terlihat membentuk jaringan jika dipantau melalui USG pada awal 2 bulan kehamilan. Jaringan dari tiga organ akan bertindak sebagai produsen sel darah merah dengan tingkat yang cukup besar. Organ -organ pencernaan mulai terbentuk secara optimal, setelah sebelumnya hanya terlihat di usus.

Perkembangan janin pada usia kehamilan 8 minggu


Pada 8 minggu kehamilan, janin telah mulai menunjukkan perkembangan yang signifikan dibandingkan dengan minggu -minggu sebelumnya. Bahkan pada 2 bulan kehamilan, bentuk janin sekarang tampaknya menyerupai biji kacang merah dengan panjang 1,60 sentimeter. Perkembangan fisik juga ditandai oleh bentuk janin yang mulai berubah. Pada minggu -minggu sebelumnya, ketika dilihat melalui USG, ekor akan terlihat seperti ekor pada janin, tetapi memasuki minggu ke -8 ini, ekor perlahan mulai menghilang.

Perkembangan selanjutnya dalam hamil 2 bulan yang bisa dirasakan ibu adalah sifatnya yang lebih aktif. Meskipun aktif, bahkan janin pada kehamilan 8 minggu hanya bisa bergerak seperti menekuk siku dan juga pergelangan tangan. Bagian mata juga mulai melihat perkembangannya. Retina di janin telah mulai mengembangkan pigmennya bahkan pada usia 2 bulan kehamilan. Untuk dicatat, ibu juga dapat mulai menebak jenis kelamin janin di dalam rahim saat ini.
Jaga tubuh tetap hamil 2 bulan
Memasuki usia 2 bulan hamil, ibu juga harus mulai memperhatikan kondisi tubuh dengan hati -hati. Perhatian ini perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan ibu dan janin dalam konten pengembangan janin yang dimulai dari minggu ke -5 hingga minggu ke -8 akan sangat berpengaruh pada kondisi fisik ibu. Berikut adalah beberapa hal yang harus dipertimbangkan untuk mempertahankan kondisi tubuh ibu selama 2 bulan kehamilan.

  1. Mual di pagi hari
    Ketika ibu mulai memasuki usia hamil 2 bulan, akan sangat alami bahwa ibu merasakan mual di pagi hari atau mual di pagi hari lebih sering daripada sebelumnya. Selain disebabkan oleh perkembangan janin, itu juga dipicu oleh perubahan hormon pada tubuh ibu.

Untuk mengurangi mual atau mual di pagi hari dalam hamil 2 bulan, ibu harus mulai menghindari menghirup aroma makanan atau minuman menyengat, seperti aroma kopi di pagi hari. Selain itu, ibu juga perlu mengonsumsi lebih banyak air dari biasanya dan mengenakan pakaian yang sedikit longgar sehingga tubuh ibu terasa lebih bebas.

  1. Lelah dengan cepat
    Mungkin ibu terasa tidak terlalu banyak aktivitas tetapi sering dengan cepat merasa lelah selama 2 bulan kehamilan. Ibu tidak perlu panik, ini dapat terjadi karena faktor psikologis yang dipicu oleh perubahan hormon. Kelelahan ini dapat terjadi karena kekhawatiran atau kecemasan, serta rasa sakit yang sering terjadi selama PMS. Namun, untuk memastikan dan menemukan cara terbaik untuk mengatasi kelelahan, ibu dapat segera berkonsultasi dengan Doctor Trust sehingga kondisi ibu yang hamil 2 bulan dipertahankan.
  2. Mencapai berat badan yang optimal
    Agar ibu tetap sehat dan pengembangan janin di dalam rahim dipertahankan secara optimal, ibu perlu meningkatkan asupan nutrisi dalam tubuh. Perlu dicatat, karena ketika memasuki usia 2 bulan hamil, zat -zat yang terkandung dalam makanan ibu sekarang dibagi untuk membantu perkembangan janin. Selain itu, untuk menjaga calon bayi tetap sehat, ibu perlahan perlu meningkatkan berat badan, setidaknya 11 kilogram berat badan normal

Makanan yang harus dikonsumsi oleh wanita hamil 2 bulan


Setelah mengetahui perkembangan janin pada hamil 2 bulan dan bagaimana menjaga tubuh ibu tetap sehat, sekarang saatnya untuk mengetahui jenis makanan yang harus dikonsumsi pada usia kehamilan pada trimester pertama, termasuk:

Makanan yang mengandung protein
Seperti yang diketahui ibu, protein adalah zat makro yang harus dikonsumsi dalam jumlah yang tepat. Kehadiran protein diperlukan karena nutrisi ini memiliki fungsi unik yang tidak dapat digantikan oleh nutrisi lain, yaitu membangun dan memelihara sel dan jaringan tubuh. Selama 2 bulan kehamilan, penting bagi ibu untuk memenuhi kebutuhan nutrisi makanan yang mengandung protein berkualitas, seperti susu, telur, ikan, daging merah, daging putih, kacang -kacangan, dan produk olahan. Pastikan untuk selalu menyeimbangkan asupan protein dengan nutrisi lain yang tidak kalah pentingnya. Dengan begitu, Mums Health selama 2 bulan kehamilan dan perkembangan janin dapat tumbuh secara optimal.

Makanan yang mengandung vitamin B9 (asam folat)
Vitamin B9 atau asam folat adalah nutrisi penting dalam pembentukan otak bayi. Penelitian dalam Journal of American Medical Association menyatakan bahwa setiap ibu yang mengkonsumsi vitamin B9 (asam folat) empat minggu sebelum kehamilan dan delapan minggu setelah kehamilan, dapat meminimalkan risiko autis pada bayi sebanyak 40 persen. Oleh karena itu, pada 2 bulan kehamilan, ibu harus memenuhi kebutuhan vitamin B9 (asam folat). Secara alami, kebutuhan akan vitamin B9 (asam folat) dapat dipenuhi dengan mengonsumsi hati daging sapi secara rutin, bayam, sereal, brokoli, kubis, lobak, selada, pepaya, pisang, alpukat, jeruk, lemon, kacang tanah, telur, dan ikan. Pastikan untuk mengonsumsi makanan ini dalam batas normal, ibu.

Makanan yang mengandung zat besi
Selain dua nutrisi di atas, makanan wanita hamil berusia 2 bulan juga perlu memiliki kandungan zat besi di dalamnya. Makanan yang kaya akan zat besi bertujuan untuk mencegah anemia, salah satu kondisi yang sering dialami oleh wanita hamil. Ibu bisa makan daging sapi tanpa lemak, ayam, salmon, brokoli, bayam, hijau, almond, apel, dan lainnya.

Makanan yang mengandung serat
Makanan yang mengandung serat diperlukan oleh ibu selama kehamilan. Selain mencegah sembelit atau sembelit, serat juga dapat mencegah risiko preeklampsia, yang merupakan komplikasi berbahaya pada wanita hamil yang ditandai dengan tekanan darah tinggi.

Produk susu wanita hamil
Asupan nutrisi yang tidak kalah pentingnya adalah susu wanita hamil yang dapat menjaga kesehatan ibu dan calon anak. Lebih baik ibu frisomum gold dualcare+ selama kehamilan. Kandungan nutrisi lengkap dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian sehingga kondisi tubuh selalu dipertahankan, dan pengembangan janin akan lebih sehat sampai proses kelahiran. Semangat selalu mengalami kehamilan, ibu!

Baca Juga :

#hamil2bulan #bentukjaninusia #perut #bentukperutiu #minggu #ukuranperutbumil #hasilusgjanin #ukuranjanin #usgbayi #perubahanperut #perkembanganperut #mola #usg #kehamilanmolahidatidosa #gejala #molahydatidosa #molahidatidosa #tandahamil #usgkehamilan #buahanggur #seltelur #rahim #anggurartinya #haid #ciri #darahhaid #trimester #flek #flekcoklat #menstruasi trimesterpertama #perkembanganjanin

1 thought on “Hamil 2 Bulan, Ini Ciri Perkembangan Janin yang Sehat Yang Harus Bunda Ketahui.!!”

Comments are closed.