Menu
web artikel yang berisi tentang banyak mengulas tentang teknologi

Jendela Saham

  • Bagikan

Sorotan Stock hari ini 29 Juli 2016 dari HOTS

– ASII: ASII melaporkan penurunan kinerja pada Semester I 2016 sebesar 11,55% dengan laba bersih menjadi Rp7,12 triliun dibanding Rp8,05 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Penurunan kinerja disebabkan oleh pendapatan perseroan yang mengalami penurunan dari sebesar 4,sixty five% dari Rp92,51 triliun pada tahun lalu menjadi Rp88,21 triliun. Dari perspektif technical perdagangan hari ini ASII ditutup menguat Rp300 (+4.04%) ke stage Rp7,725 dengan lonjakan quantity harian 82.09% melebihi rata rata quantity mingguan, ASII bergerak dalam area uptrend channel dengan volatilitas dan likuiditas quantity harian yang cenderung meningkat mengindikasikan optimisme dan antusias partisipan pasar yang meningkat dalam jangka pendek, dengan fluktuasi harian dalam kisaran Rp200 (+2.5%) saham ASII bergerak dengan rentang deviasi lower channel didegree Rp7,a hundred seventy five dan upper channel di level Rp7,800.

– BWPT: Harga saham naik seiring dengan akan ditandatanganinya perjanjian akusisi BWPT oleh Felda Global Ventures Holdings Bhd (FGV) yang memiliki total nilai akuisisi mencapai US$679 juta. Terlepas dari berita akuisisi tersebut, BWPT mencatatkan rugi bersih senilai Rp 206,77 miliar pada 1H16 dibanding 1H15 disebabkan oleh penurunan pendapatan sebesar 26,sixty seven% menjadi Rp 1,10 triliun dibanding Rp 1,5 triliun tahun lalu. Dari perspektif technical perdagangan hari ini BWPT ditutup menguat Rp20 (+9.34%) ke level Rp234 dengan lonjakan extent harian 127.84% melebihi rata rata volume mingguan, dalam jangka pendek BWPT bergerak dalam place konsolidasi dengan volatilitas dan likuiditas quantity harian yang cenderung meningkat mengindikasikan optimisme dan antusias partisipan pasar yang meningkat seiring naiknya harga, dengan fluktuasi harian dalam kisaran Rp14 (5.nine%) saham BWPT bergerak dengan rentang oversolddilevel Rp212 dan overbought dilevel Rp250.

– INCO: INCO mencatatkan rugi bersih sejumlah USD20,04 juta dibanding laba bersih pada periode yang sama tahun lalu sejumlah USD41,27 juta, disebabkan oleh penurunan pendapatan pokok perseroan sebesar 39,75% dari USD409,57 juta pada tahun lalu menjadi USD246,eighty four juta. Harga saham INCO naik tipis 0.78% atau Rp20 ke stage Rp2,560 pada hari ini.

– PTBA: Harga saham PTBA ditutup turun three.sixty six% (Rp375) ke stage Rp9,850 seiring dengan penurunan laba bersih pada 1H16 sebesar nine,seventy three% YoY menjadi Rp 711,seventy seven miliar dibanding tahun lalu Rp 795,16 miliar seiring dengan meningkatnya beban pokok menjadi Rp five,10 triliun dari Rp four,79 triliun tahun lalu.

– SMBR: SMBR membukukan penurunan laba bersih pada 1H16 sekitar 38.eighty three% menjadi Rp102,504 miliar jika dibandingkan periode serupa tahun lalu mencapai Rp167,586 miliar, dipicu oleh melemahnya harga jual sekitar 2,85% menjadi Rp926.302 consistent with ton pada 1H16 dari Rp953.529 in keeping with ton tahun lalu. Dari perspektif technical perdagangan hari ini SMBR ditutup melemah Rp30 (-three.fifty seven%) ke level Rp810 tanpa lonjakan volume harian, dalam jangka pendek SMBR bergerak dalam area uptrend channel dengan volatilitas yang relatif tinggi dan likuiditas quantity harian yang cenderung turun mengindikasikan rendahnya optimisme dan antusias partisipan pasar, dengan fluktuasi harian dalam kisaran Rp55 (6.7%) saham SMBR bergerak dengan rentang deviasi decrease channel dilevel Rp685 dan higherchannel dilevel Rp850.Market Review29 juli 2016 HOTS

Setelah menguat empat hari berturut-turut sejak awal pekan ini, IHSG menutup perdagangan awal pekan ini dengan mencatatkan pelemahan sebesar 1.fifty seven% (83 poin) ke stage 5,215.99. Hingga akhir perdagangan tercatat 148 saham menguat, 186 saham melemah, 95 saham tidak mengalami pergerakan dan 185 saham tidak diperdagangkan sama sekali. Sektor-sektor ditutup variatif hari ini, sektor miscellaneous industry menguat tertinggi dengan ditutup naik three.69%. Sementara sektor customer mengalami pelemahan terdalam diantara sektor lain dengan ditutup turun 5.forty% didorong oleh saham HMSP (-9.7%), UNVR (-five.7%) dan ROTI (-five.1%). Bursa saham Asia juga ditutup melemah pada perdagangan hari ini didorong oleh kekecewaan para pelaku pasar terhadap stimulus baru Bank of Japan (BoJ). BoJ memutuskan perluasan stimulus moneter dengan meningkatkan pembelian exchanged traded finances (ETF), namun mempertahankan target tahunan untuk perluasan foundation moneternya senilai eighty triliun yen dan menahan laju pembelian obligasi negara, serta tidak mengubah suku bunga acuan pada posisi -0.1%. Di tengah pelemahan IHSG, investor asing masih mencatatkan net purchase senilai Rp 1.fifty eight triliun di seluruh Pasar pada perdagangan hari ini. US Dollar ditutup menguat zero.11% terhadap Rupiah, sehingga Rupiah menjadi Rp 13,112 terhadap US Dollar di akhir perdagangan pekan ini.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.